Etika dalam Bisnis MLM = MultiLevelMarketing

Hampir sebagian kita pernah berkenalan dengan bisnis MLM? Apakah Anda pernah? pasti bete, ilfil bahkan sebel banget ama dunia bisnis yang satu ini, apalagi ngajaknya pake maksa-maksa huh… Banyak orang pada BCA (Banyak Cari Alasan) untuk tidak mau bergabung di dunia MLM. Makanya sering kita jumpai orang-orang yang ikut MLM itu pada Muntaber alias Mundur Tanpa Berita .. hehehe πŸ˜€

Nah, untuk itu Anda harus punya pengetahuan tentang apa itu MLM, sebelum akhirnya Anda berpikir buruk tentang MLM itu sendiri, jadi tak ada salahnya kan kita mengetahui Etika Bisnis MLM

MLM or MultiLevelMarketing adalah sistem penjualan berjenjang yg tidak memiliki toko-toko seperti layaknya bisnis konvensional. Penjualannya melalui member/konsultan/agent/distributor sebagai perwakilan langsung distribusi barang dan jasa. Konsultan bertanggungjawab menjunjung etika berbisnis di MLM.

Nah berikut beberapa Etika yang harus di jalankan dalam bisnis MLMΒ dalam hal ini MLM Oriflame

Pertama, tidak boleh memaksa dan mengintimidasi seseorang untuk bergabung di MLM. Mereka yang bergabung harus mengisi formulir dengan sukarela yaa…. πŸ™‚shakehand

  • Agar orang mau bergabung, Anda harus menjelaskan kelebihan dari perusahaan/produk yang ditawarkan setransparan mungkin. Jangan menjebak!!
  • Ingin punya bisnis yang mantap ? Jangan menjebak. Anda adalah citra perusahaan. Sampaikan secara professional apa tujuan Anda mengajak.
  • Tidak berlebihan dalam bercerita. Tidak memberi janji muluk dan tidak perlu menjatuhkan bisnis konvensional atau bisnis MLM lain.

Contoh di Oriflame, tidak diperkenankan memiliki toko Oriflame (stockist). Mengapa? Karena ingin semua konsultan mendapat hak yang sama. Betewe, mungkin ada yg pernah melihat stockist Oriflame ? laporkan melalui SM/Dir Anda yaaa. Membeli di stockist kemungkinan besar barang tidak fresh atau bahkan palsu.

Kedua, MLM yg benar tidak menjual produk dengan harga overpriced (kemahalan). Standard, masih bisa dijangkau dgn kualitas yang sesuai.

  • Perusahaan MLM dan jaringan anda berkembang karena ada orang baru yang masuk di bisnis ini. Jadi merekrutlah. Tapi gunakan #EtikaMLM
  • Etika MLM dalam hal merekrut, tidak memaksa dan tidak membajak orang yang sudah bergabung di jaringan lain.
  • Ada jenis perusahaan MLM yang memberlakukan keanggotaan seumur hidup, ada juga yg tidak–> Banyak orang curi kesempatan membajak member.

283636_115956218546537_1475157458_nContoh di Oriflame besarnya Member fee Rp 39.900,- memiliki harga diri yang tinggi, masih ratusan juta orang yang bisa diajak, tidak perlu membajak!

Product. Tadi sudah disinggung, harganya tidak kemahalan, melainkan sesuai dengan kualitasnya, terjangkau pula. Sehingga anda tidak perlu menjual dibawah harga katalog. Yup, tidak diperkenankan menjual dibawah harga katalog. Anda berhak mendapatkan untung!!

Pastikan produk yang Anda jual ke pelanggan Anda adalah produk yang fresh dan tidak melewati tanggal kadaluarsa.

Jadilah konsultan yang handal & mampu merekomendasikan produk. Tidak asal jual saja. Pelanggan biasanya senang diberi rekomendasi. Di MLM memerlukan trust/kepercayaan. Tunjukkan bahwa anda serius di bisnis ini.

Β Tidak serius berbisnis di MLM ? Anda tidak perlu mengajak orang lain bergabung. Anda bisa maju kalau memajukan orang lain.

Ketiga, Etika MLM memerlukan sikap (attitude) dari konsultannya.Β Pastikan paradigma lama ttg “MLM bikin ifil” hilang karena anda punyaΒ #EtikaMLM

presentasiPercantik presentasi anda kepada pelanggan/prospek sehingga mereka terkesan dan percaya bahwa MLM Anda punya #EtikaMLM sehingga yang bersangkutan bersedia gabung ..:)

(Sumber : @SimpleBizNet)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s